Yuk, Kenali Covid-19 dan Cara Mengatasinya

Demak, 17 Agustus 2021- Pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia sejak Maret 2021. Masuk tahun kedua, aktivitas dan kegiatan kita dibatasi untuk menekan angka penyebaran kasus terkonfirmasi positif. Berbagai sektor terimbas dampak dan harus menyesuaikan diri seperti Work From Home (WFH), penutupan beberapa fasilitas umum yang dapat menimbulkan kerumunan (tempat wisata, pusat perbelanjaan, bioskop, dan tempat lain yang menimbulkan kerumunan). Sebenarnya apa sih Covid-19 itu?

Corona (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona yang ditemukan di akhir 2020 di Wuhan, Cina. Penyebaran virus ini melalui droplet (percikan air liur) yang dihasilkan saat orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau menghembuskan nafas. Droplet ini terlalu berat dan tidak bisa bertahan di udara, sehingga dengan cepat jatuh dan menempel pada lantai atau permukaan lainnya. Penularan juga dapat terjadi saat menghirup udara yang mengandung virus jika berada terlalu dekat dengan orang yang sudah terinfeksi COVID-19 kemudian kita juga dapat tertular jika menyentuh permukaan benda yang terkontaminasi lalu menyentuh mata, hidung, atau mulut. 

Dari awal ditemukannya virus corona ini hingga sekarang telah ditemukan beberapa varian mutasi dari virus corona. Menurut WHO Sebagian besar orang yang tertular COVID-19 akan mengalami gejala demam, batuk kering, dan kelelahan. Namun pada sebagian orang ada yang mengalami kehilangan indera perasa dan penciuman, sakit tenggorokan, sakit kepala, nyeri otot, muntah, hingga diare. Pada kondisi yang parah akan muncul gejala sesak nafas, kehilangan selera makan, demam tinggi (diatas 38ºC), dan nyeri atau tekanan pada dada.

Secara global hingga 10 Agustus 2021 telah terkonfirmasi 203.295.170 kasus positif COVID-19, sementara di Indonesia mencapai 3.718.821 kasus. Sejauh ini ada dua macam pengobatan yang memperoleh izin edar BPOM untuk penanganan COVID-19 yaitu Remdesivir dan Favipiravir. Upaya pencegahan yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan vaksinasi COVID-19. Setiap masyarakat berhak untuk memperoleh vaksin COVID-19 secara gratis dengan ketentuan tidak demam, hipertensi, hamil, autoimun, memiliki penyakit jantung, dan terkonfirmasi positif COVID-19 dalam 3 bulan terakhir. Ada dua macam vaksin yang umum digunakan di Indonesia yaitu Sinovac dan AstraZeneca. Vaksin Sinovac telah ditetapkan kehalalannya oleh MUI sedangkan AstraZeneca penggunaannya mubah atau sebaiknya digunakan pada kondisi darurat dan pertimbangan lain.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan